JAKARTA - Menjelang mudik Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan seluruh layanan penyeberangan siap menghadapi lonjakan penumpang.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menekankan peran strategis wilayah Kepulauan Riau dalam sistem transportasi nasional. Karakteristik kepulauan menuntut perencanaan operasi yang presisi dan efisien untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan.
ASDP memperkuat armada dan menambah frekuensi perjalanan di berbagai lintasan. Pola operasi diatur secara terukur agar kapasitas seimbang dengan kebutuhan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah persiapan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan dengan tertib dan mengikuti aturan perjalanan. Koordinasi lintas sektor dan pemantauan kondisi lapangan dilakukan secara real time. Dengan persiapan matang, ASDP optimistis mampu menghadirkan perjalanan yang aman dan lancar.
Proyeksi Lonjakan Penumpang dan Kendaraan
Berdasarkan data ASDP Cabang Batam, produksi angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Telaga Punggur dan Tanjung Uban diproyeksikan meningkat 15 persen. Di Telaga Punggur, diperkirakan 64.483 penumpang dan 18.210 kendaraan melintas. Sedangkan di Tanjung Uban, jumlah penumpang dan kendaraan diperkirakan mencapai 61.822 dan 17.666 unit.
Kedua pelabuhan didukung oleh armada andal, termasuk KMP Barau, KMP Tanjung Burang, KMP Mulia Nusantara, hingga KMP Bahtera Nusantara 03. Kapal-kapal tersebut siap mengangkut penumpang sesuai jadwal. Armada tambahan akan dioperasikan saat lonjakan tinggi untuk mengantisipasi kepadatan.
Penambahan kapasitas juga dilakukan dengan memperkuat pola operasi lintasan tersibuk. Pada Telaga Punggur–Tanjung Uban, empat kapal beroperasi normal dan meningkat menjadi lima saat puncak arus. Langkah ini memastikan penumpang dapat menyeberang dengan aman tanpa antrean berlebihan.
Pemetaan Puncak Arus Mudik
General Manager ASDP Cabang Batam, Reno Yulianto menjelaskan puncak arus di Telaga Punggur diperkirakan 19 dan 24 Maret 2026. Sedangkan Tanjung Uban diprediksi puncaknya pada 24 Maret 2026. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, kuota kapal dioptimalkan selama H-2 hingga H+2 di Telaga Punggur.
Di Tanjung Uban, penguatan layanan dilakukan bertahap mulai H-9 hingga H+8. Pola ini disesuaikan dengan karakter arus mudik dan arus balik. Pendekatan fleksibel memastikan pelayanan tetap lancar meski volume penumpang tinggi.
Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal. Tiket dapat dibeli melalui Ferizy hingga H-60 sebelum keberangkatan. Langkah ini mempermudah distribusi penumpang dan meminimalkan antrean panjang di pelabuhan.
Fasilitas Pendukung dan Layanan Tambahan
Berbagai fasilitas pendukung disiapkan untuk kenyamanan penumpang. Mulai dari buffer zone, tollgate, vending machine, klinik kesehatan, layanan pelanggan, hingga ruang tunggu nyaman. Fasilitas ibadah juga tersedia agar perjalanan lebih nyaman bagi seluruh penumpang.
Koordinasi dengan BMKG dan pihak terkait memastikan pemantauan cuaca real time. Penyesuaian operasional dapat dilakukan secara cepat jika kondisi cuaca berubah. Kebijakan refund 25 persen dan reschedule 10 persen menambah fleksibilitas layanan bagi penumpang.
Semua langkah ini menunjukkan kesiapan ASDP dalam menghadapi mudik Lebaran 2026. Tujuannya agar perjalanan penumpang tetap aman, tertib, dan nyaman. Kolaborasi antar pihak terkait menjadi kunci keberhasilan operasional.
Optimisme Layanan Mudik Lebaran 2026
Dengan persiapan matang, ASDP optimistis menghadirkan perjalanan yang lancar dan aman. Kapasitas armada yang ditingkatkan dan pola operasi yang fleksibel menjadi faktor utama. Perencanaan ini menegaskan komitmen ASDP dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Masyarakat diharapkan mengikuti petunjuk operasional dan membeli tiket lebih awal. Hal ini akan memperlancar arus mudik dan mengurangi kepadatan di pelabuhan. Dengan semua langkah tersebut, ASDP menegaskan layanan penyeberangan siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat.
Kesiapan operasional yang matang serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan. Pelayanan yang aman, tertib, dan nyaman akan memberikan pengalaman mudik yang menyenangkan bagi masyarakat. ASDP terus memantau dan menyesuaikan operasional demi kelancaran perjalanan selama Lebaran.