Gibran

Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal

Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal
Gibran Dorong Inovasi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya Lebih Maksimal

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengawali kunjungan kerja di Tasikmalaya dengan meninjau Pasar Cikurubuk. 

Pasar tradisional ini menjadi pusat perdagangan utama bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan melihat secara langsung dinamika ekonomi lokal dan kebutuhan pedagang.

Pasar Cikurubuk menyajikan berbagai produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pokok hingga kerajinan tangan khas Tasikmalaya. 

Kehadiran Wapres diharapkan memberikan dorongan bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Interaksi dengan pedagang juga menjadi momen untuk mendengar aspirasi mereka terkait layanan dan fasilitas pasar.

Selain itu, kunjungan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap sektor ekonomi dasar. Pasar tradisional menjadi fondasi keberlanjutan perekonomian lokal. Peningkatan fasilitas dan inovasi di pasar dapat membuka peluang baru bagi pedagang dan masyarakat sekitarnya.

Penguatan Layanan Kesehatan di RSUD

Agenda berikutnya membawa Wapres ke RSUD dr Soekardjo, rumah sakit rujukan utama Priangan Timur. Di lokasi ini, Gibran meninjau kesiapan fasilitas medis dan layanan kesehatan. Peninjauan ini penting untuk memastikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas.

Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan pada tenaga medis dan operasional rumah sakit. Kunjungan ini menjadi sarana evaluasi langsung untuk meningkatkan efisiensi layanan. Pemerintah menekankan pentingnya layanan yang cepat, tepat, dan ramah bagi pasien.

Layanan kesehatan yang prima menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan fasilitas lengkap dan tenaga profesional menjadi penopang pembangunan daerah. Pemeriksaan lapangan ini memungkinkan perbaikan sistem yang berkesinambungan.

Motivasi Pendidikan untuk Generasi Muda

Selanjutnya, Wapres mengunjungi SMA Negeri 2 Tasikmalaya untuk bertemu siswa. Ia mendorong generasi muda agar terus berprestasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Fokus pendidikan diarahkan pada penguasaan sains dan teknologi sebagai bekal masa depan.

Pertemuan ini juga menjadi sarana menanamkan semangat inovasi sejak dini. Siswa didorong untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menghadapi tantangan global. Pendidikan yang berkualitas diharapkan membentuk sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Selain aspek akademik, perhatian juga diberikan pada pengembangan karakter. Disiplin, etika, dan kepedulian sosial menjadi bagian dari pendidikan holistik. Hal ini mendukung terciptanya generasi yang siap menghadapi dinamika kehidupan dan ekonomi digital.

Silaturahmi dan Inovasi di Pesantren Cipasung

Wapres kemudian menyambangi Pondok Pesantren Cipasung dan kediaman KH Deni Ramdani Sagara. Di pesantren ini, ia menyaksikan karya para santri dalam bidang kecerdasan buatan dan robotik. Kunjungan menegaskan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan modern dengan pendidikan tradisional.

Pesantren menjadi pusat pengembangan inovasi dan kreativitas generasi muda. Santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga diajak menguasai teknologi mutakhir. Hal ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai tradisi dapat berpadu dengan kemajuan sains dan teknologi.

Inisiatif semacam ini membuka peluang bagi santri untuk berkontribusi di sektor ekonomi kreatif. Pemerintah mendorong inovasi berbasis pengetahuan agar meningkatkan daya saing lokal. Kegiatan ini menjadi contoh nyata pemberdayaan generasi muda tanpa meninggalkan akar budaya.

Komitmen Pemerintah terhadap Pembangunan Terpadu

Kunjungan kerja Wapres Gibran di Tasikmalaya menegaskan dukungan terhadap pembangunan dari sektor dasar. Pasar, pendidikan, layanan kesehatan, dan pesantren menjadi fokus utama. Pendekatan ini mengedepankan inovasi sambil menjaga nilai-nilai tradisi lokal.

Selain itu, pemberdayaan UMKM menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Pelatihan, fasilitas, dan akses pasar menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas usaha mikro. Langkah-langkah ini bertujuan agar masyarakat Tasikmalaya lebih mandiri dan produktif.

Pembangunan terpadu yang menyeimbangkan modernisasi dan budaya lokal diharapkan menghasilkan dampak jangka panjang. 

Inovasi, pendidikan, dan pelayanan publik yang berkualitas menjadi fondasi kemajuan daerah. Dengan demikian, kunjungan ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan berfokus pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index