Menko IPK: Pemerintah Investigasi Kebakaran KM Mutiara Sentosa

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:51:31 WIB
KM Mutiara Sentosa Terbakar, Menko IPK Pastikan Investigasi [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan bahwa pemerintah bakal segera melangsungkan investigasi mendalam menyangkut insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa di wilayah perairan utara Madura.

Menko IPK menyampaikan rasa dukacita serta keprihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa di perairan utara Madura tersebut.

“Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kami harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Berkenaan dengan aspek keselamatan perhubungan laut, ia menggarisbawahi krusialnya pemeriksaan ulang atas kondisi fisik kapal, kelayakan SDM dari personel maupun penumpang, hingga faktor cuaca.

“Investigasi akan dilakukan oleh KNKT, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan butuh waktu untuk menjelaskan kepada kami semua apa penyebabnya,” katanya.

AHY berharap segenap korban mengantongi penanganan medis terbaik. Pada waktu yang sama, pihak pemerintah langsung menerjunkan tim investigasi untuk membongkar penyebab pasti musibah tersebut sekaligus memastikan keselamatan para penumpang tetap ditempatkan sebagai fokus utama dalam layanan transportasi laut.

Merespons peristiwa itu, Menko IPK menyampaikan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama tim Search and Rescue (SAR) akan terus mengawal penuntasan proses evakuasi dan validasi data para penumpang kapal.

“Secara umum, pertama Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, masih terus memastikan verifikasi data penumpang kapal hasil evakuasi bersama, bekerja sama dengan tim SAR, kemudian kapal-kapal patroli,” ujarnya.

AHY menekankan bahwa faktor keselamatan wajib dijadikan pijakan paling utama dalam penyelenggaraan perhubungan laut. 

Menurut hematnya, penegakan Standar Operasional Prosedur (SOP), prosedur tetap (protap), tindakan mitigasi cuaca, hingga jaminan kelaikan armada kapal mesti kian diperketat supaya insiden sejenis tidak kembali terjadi.

Pemerintah turut berkesinambungan menggenjot peremajaan armada kapal demi mengerek faktor keselamatan dan mutu layanan transportasi laut.

“Kami ingin memastikan bahwa terkait transportasi laut, safety first, tentu ini harus kami pastikan. SOP dijalankan, protap dijalankan, keselamatan penumpang nomor satu, cuaca juga tentunya harus bisa kami mitigasi, dan selebihnya kami ingin memastikan kapal selalu dalam kondisi layak, tidak ada masalah teknis, dan semangat kami memang terus meremajakan kapal-kapal kami,” kata AHY.

Sebagai informasi tambahan, Kementerian Perhubungan mengerahkan armada kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta menguatkan jaringan koordinasi bersama pihak Basarnas dan instansi terkait dalam penanganan darurat kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud menegaskan fokus paling krusial saat ini adalah memastikan tahapan evakuasi terhadap seluruh penumpang maupun kru kapal dapat berjalan secara sigap dan selamat.

Terkini